Friday, May 4, 2012

~ Penebusan Kebahagiaan ~

بسم الله الرحمن الرحيم

Label : Muhsinatul Bathiniyyah


Bismillahirrahmanirrahim ..
Rentetan dari percintaan agung manusia yang pertama ,
Antara ummu wa abul basyar ,
Nabi Adam 'alaihissalam dan Siti Hawwa',,


Dari kesucian cinta mereka ,
Lahirlah keturunan keturunan yang mulia ,
Sehinggalah terlahirnya abur roh yang mulia ,
Kekasih agung ,
Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam ..

Dan di balik kelahiran kekasih mulia yang didamba alam ini ,
Tersimpan sebuah kisah cinta yang tulus suci sesucinya ,,
~ Cinta Abdullah dan Aminah ~

__________________________________________________________

Abdullah ,
Pemuda idaman Bani Hasyim ,
Akhlak mulianya menyejuk dataran yang panas ..

Aminah ,
Si bunga Quraisy ,
Terpelihara dirinya sejak kecil dari segala noda jahiliah ,
Ibarat mutiara yang tersimpan rapi di dasar lautan ..

Takdir telah menentukan ,
Galaunya hati akibat nazar seorang insan ,
Tatkala semua insan berkumpul menyaksikan tulisan takdir ,
Hati itu galau keseorangan di tempatnya ,
Segan untuk menonjolkan dirinya,
Hanya mampu merintih rintai ,
"Semoga Abdullah terselamat ya tuhan"

Takdir Allah telah tertulis ,
Tertebus nyawa Abdullah ,
Dengan gantian seratus ekor unta ,
Bahagianya hati keturunan Hawwa' itu tidak terkira ..

Kurnia bahagia Allah menjengah takdir Aminah sekali lagi ,
Apa yang selama ini didamba menjadi kenyataan ,
Abdullah pemilik akhlak paling mulia ,
Dan Aminah si pemilik kesucian dari noda ,
Kini bersatunya cinta mereka dalam halal ,
Setelah lamaran Abdullah menjemputnya ..

Tersenyum indah dua hati ,
Bahagia mereka meneduhkan panas padang pasir ,
Menyelimut kedinginan tajam malam ,
Kisah cinta mereka yang suci dan terpelihara ,
Kini bertemu bahagia ,
Mimpi indah datang bertamu ,
Bahawa cahaya dari tubuh Abdullah ,
Berpindah ke tubuh Aminah ,
Dan menyinari alam seisinya ..

Namun ,
Tidak tergambar perit dan deritanya ,
Dugaan sebelum bahagia paling membahagiakan menjelang ,
Penebusan kebahagiaan ..

Belum pun lama mereka saling menumpah cinta ,
Saat jari masih berinai merah ,
ABdullah diseru untuk berdagang ,
Dengan rela AMinah berkata ,
"Apakah yang kamu takutkan wahai Abdullah ? 
Bahaya yang mendatang dan ujian yang membantai ?
Apakah kamu lupa siapa yang menyelamatkanmu daripada mata parang ayahmu sendiri?
Sungguh saya merelakan pemergianmu "
Dan Abdullah hanya mampu tersenyum ..

Saat pepisahan telah pun tiba ,
Mereka saling berpisah dengan untaian doa ,
Segala sesak tangis dan air mata Aminah ,
Disembunyikannya ,
Menanti dan terus menanti kekasih halal yang sangat dicintai ,
Pulang ke sisi ..

Namun, 
Takdir Ilahi sekali lagi berbicara ,
Mereka telah ditakdirkan berpisah di dunia buat selamanya ,
Abdullah telah pergi dijemput Ilahi ,
Alangkah sedihnya hati yang selama ini merindu dan mencinta ,
Belum puas rasanya menumpah kasih ,
Si dia telah pergi buat selamanya ,
Sungguh besar rasanya ujian Allah buatnya ,
Rebah Aminah , gerimis dunianya ..

Walakin ,
Rebah itu tidak lama ,
Aminah bangkit hidup semula ,
Zuriat Abdullah yang terkandung kemas dalam kesucian rahimnya ,
Menjadi pembakar semangatnya ,
Pengubat rindunya saban hari ,
"Semoga ada mirip ayahmu pada dirimu, nak"
Saat saat mengandung dan melahirkan yang indah ,
Segalanya mudah ,
Sekali lagi bercahaya hidup Aminah ,
Kelamnya tidak lagi suram ,
Penuh solehah mendidik zuriat kekasih halalnya yang sudah tiada ..

Akhirnya takdir Ilahi menjemput juga ,
Rohnya yang suci dijemput ilahi di Abuwa' ,
Bersatu kembali dua hati yang saling mencinta ,
~ Selama lamanya di syurga Allah ~






_______________________________________________________________

Lihatlah ,
Betapa kerana sucinya cinta mereka ,
Kerana tingginya peribadi ABdullah ,
Kerana kuatnya Aminah menjaga kesuciannya ,
Maka terpilihlah mereka ,
Untuk menjadi pasangan pemilik zuriat yang paling mulia ..

Kullu khair tujza bilkhair ,
Setiap kebaikan akan dibalas kebaikan ,
insyaAllah ..

Tidak terpanakah kamu betapa hebatnya kuasa barakah ?
Tidak mahukah kamu mengejarnya ?
~Jom kejar barakah~

Semoga takdir bahagia seperti Abdullah dan Aminah ,
Dan takdir bahagia seperti Nabi Adam dan Hawwa' ,
Menjadi milik kita semua ,
~ Aamiin Yaa Rabb ~















No comments:

Post a Comment